TUJUAN PERJANJIAN SARAGOSA

TUJUAN PERJANJIAN SARAGOSA

TUJUAN PERJANJIAN SARAGOSA

TUJUAN PERJANJIAN SARAGOSA

Perjanjian Zaragosa (Zaragoza, Saragossa)

berupaya untuk mengklarifikasi Perjanjian Tordesillas dari tahun 1494 antara Spanyol dan Portugal. Lagi-lagi perjanjian ini berusaha untuk memperjelas batas-batas sebelumnya yang disepakati hanya antara dua negara, Spanyol dan Portugal, ditambah batas-batas sebelumnya oleh kepausan.

Semua tanah masih akan dibagi antara kedua negara, dengan Filipina dan Amerika Utara ke Spanyol, dan Maluku ke Portugal. Selama tiga puluh lima tahun sejak Perjanjian Tordesillas telah ditandatangani, jelas bahwa perjanjian asli tidak secara akurat menjelaskan tanah yang ditemukan di sisi lain dunia sehingga penemuan tanah oleh Portugal dan Spanyol sama-sama diklaim miliknya.

Di akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16, poin mengenai penemuan tanah itupun diperdebatkan. Perjanjian Tordesillas telah memotong dunia menjadi dua; ada meridian ditempatkan di Samudra Atlantik yang memberikan Spanyol tanah di sebelah barat dan Portugal tanah di sebelah timur.

Namun sayang, untuk wilayah Samudra Pasifik yang saat perjanjian Tordesillas belum ditemukan menjadi perebutan wilayah oleh penjelajah Eropa. Pada tahun 1511, sebuah ekspedisi dilakukan oleh penjelajah Portugis bernama Alfonso de Albuquerque yang telah menaklukkan Malaka. Kemudian pada 1512, muridnya, Antonio de Abreu, menemukan dan menaklukkan Kepulauan Bandu di Malaysia, yang dikenal sebagai Kepulauan Rempah.

Pada 1522, Portugis membuat perjanjian dengan penduduk setempat untuk membangun benteng dan pabrik batu, Forte de Sao Joao Baptista de Ternate, di Indonesia timur atau bagian dari Kesultanan Ternate.
5 tahun kemudian atau tahun 1517, Ferdinand Magellan yang berasal membangun rute rempah-rempah yang dijanjikan Columbus, tetapi ia tidak ingin mengganggu rute Portugis.

Saat pembangunan wilayah tersebut memang tidak terjadi masalah apapun antara Spanyol dan Portugis. Namun masalah muncul, khususnya setelah Charles V mengirim ekspedisi kedua pada tahun 1525 di bawah kepemimpinan Garcia Jofre de Loaisa untuk membangun ekspansi di wilayah yang kaya akan rempah-rempah.

Saat itu Kaisar Charles V memiliki asumsi bahwa pulau-pulau itu berada di wilayah Spanyol menurut Perjanjian Tordesillas. Ia memerintahkan ekspedisi menggunakan tujuh kapal danitu adalah ekspedisi angkatan laut kedua untuk melintasi Samudra Pasifik.

Mereka pun berlabuh di Tidore dan membangun benteng Spanyol. Pertempuran yang tak terhindarkan pun terjadi antara Spanyol dan Portugis untuk mempertahankan wilayah mereka masing-masing. Maka dari itu adanya perjanjian Saragosa antara Spanyol dan Portugis ini memiliki tujuan seperti :

1. Bermaksud untuk mendamaikan pertikaian yang terjadi antara adalah Spanyol dan Portugis.
2. Dengan adanya perjanjian ini diharapkan agar Portugis dan Spanyol tidak melakukan pertikaian dingin dalam memperebutkan wilayah yang dijadikan koloni dan monopoli.
3. Sebagai upaya untuk membagi rata kekuasaan milik Portugis dan milik Spanyol agar tidak kembali mengalami pertikaian.
4. Membagi wilayah menjadi dua bagian untuk Spanyol dan Portugis dan menegaskan kembali wilayah kekuasaan dua negara ini.


Sumber: https://www.rajanego.co.id/heroes-of-destiny-apk/

About the Author