3 Tips Mendidik Anak Bersosialisasi

Pada era canggih ini, teknologi semakin berkembang dan seluruh serba digital. Kita tidak asing lagi menyaksikan anak yang menguras waktu dengan gadgetnya, tidak saja anak, namun kita pun demikian. Anak semakin jauh dari dunia sosial mereka sampai-sampai interaksinya dengan sesama menjadi semakin terbatas dan dominan terhadap kehidupannya di masa yang bakal datang.

Ayah bunda, proses sosialisasi anak dengan sesamanya ialah hal yang penting. Kita mesti menyerahkan stimulus supaya anak inginkan berinteraksi dengan orang lain sampai-sampai tidak terpaku dengan gadget di tangannya. Nah, semenjak dini kita dapat mencegah dan mulai mendidik anak bersosialisasi melewati 3 tips di bawah ini:

Orangtua sebagai Contoh
Anak ialah seorang peniru handal, mereka dengan cepat meniru apapun yang mereka lihat dan dengar, termasuk saat kita sedang berinteraksi dengan orang lain. Tentunya, kita hendak anak bersikap baik dan sopan untuk siapapun, bukan? Pertama anda harus mengindikasikan sikap dan ucapan yang baik di depan anak saat sedang berinteraksi dengan anak atau orang lain.

Kedua kita dapat mengajak anak saat sedang berkumpul dengan teman, tidak boleh biarkan anak asyik sendiri dengan gadgetnya. Meskipun begitu, kita pun harus melibatkan anak dalam berinteraksi, dengan demikian anak bakal belajar bagaimana metodenya berkomunikasi dengan orang beda dan langsung mempraktikkannya.

Ajak Anak Agar Mau Berteman
Ayah bunda, anda tidak perlu memaksa lagipula sampai melontarkan ucapan-ucapan negatif supaya anak inginkan bersosialisasi. Kita dapat mengajaknya dengan teknik yang baik, misalnya “Yuk adek, anda main ke luar sama teman-teman lain, biar gadgetnya tidur dulu ya,” perkataan yang baik lebih di dengar anak dikomparasikan menyuruh si kecil. Berikan pula pemahaman bahwa gadget pun memiliki akibat negatif andai terlalu tidak jarang dimainkan.

Kenalkan dengan Etika yang Baik
Meskipun Ayah bunda sudah menyerahkan Si Kecil kemerdekaan untuk berteman, namun kita pun harus ingat guna tetap mengajarkan etika dalam berteman untuk Si Kecil. Kita dapat memberi tahu bahwa ada ucapan-ucapan yang tidak boleh dibacakan kalau berteman atau mengatakan untuk orang beda dan bersikap baik hendaknya dengan siapa saja.

Perlu adanya interaksi yang aktif dengan anak supaya kita memahami bagaimana perasaan Si Kecil saat berteman dengan rekan sebayanya. Dengan begitu, anda juga dapat mengawasi dan mengarahkan supaya anak tetap berperilaku yang positif.

Baca Juga :

About the Author