Sistem Ekonomi Campuran

Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian dari sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi dimana pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.  Sistem ekonomi campuran merupakan kombinasi atau perpaduan dari kedua sistem ekonomi di atas (liberalisme dan etatisme). Sistem ini mengambil garis tengah antara kebebasan dan pengendalian, yang berarti juga garis tengah antara peran mutlak negara/kolektif dan peran menonjol individu. Garis tengah disesuaikan dengan keadaan di mana perpaduan itu terjadi, sehingga peran situasi dan lingkungan sangat memberi warna pada sistem perpaduan/campuran tersebut.

Sistem ekonomi campuran mencoba mengkombinasikan kebaikan dari kedua sistem tersebut. Diantaranya menyarankan perlunya campur tangan pemerintah secara aktif dalam kebebasan pihak swasta dalam melaksanakan kegiatan ekonominya. Dengan keinginan seperti ini, banyak Negara yang memilih sistem ekonomi campuran ini.

  1. Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran
  2. Pemerintah sebagai pengendali dalam persaingan kegiatan ekonomi.
  3. Kegiatan ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  4. Pemerintah menentukan berbagai macam kebijakan yang dianggap penting.
  5. Pemerintah memotivasi serta membimbing kepada sektor usaha dalam kegiatan ekonomi.
  6. Hak milik perorangan dan swasta diakui oleh pemerintah tapi penggunaannya tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
  1. Karakteristik Sistem Ekonomi Indonesia
  2. Sumber-sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
  3. Pemerintah menyusun peraturan, perencanaan, dan menetapkan kebijaksanaan-kebijaksanaan di bidang ekonomi.
  4. Swasta diberi kebebasan di bidang-bidang ekonomi dalam batas kebijaksanaan ekonomi yang ditetapkan pemerintah.
  5. Hak milik swasta atas alat produksi diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum.
  6. Pemerintah bertanggung jawab atas jaminan sosial dan pemerataan pendapatan.
  7. Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh mekanisme pasar.

Sumber :

https://fgth.uk/

 

About the Author