PENGERTIAN PERJANJIAN LINGGARJATI

PENGERTIAN PERJANJIAN LINGGARJATI

PENGERTIAN PERJANJIAN LINGGARJATI

PENGERTIAN PERJANJIAN LINGGARJATI

Perjanjian Linggarjati adalah

sebuah perjanjian yang dilakukan antara pemerintah Belanda dan Indonesia agar Belanda setuju untuk mengakui kedaulatan Indonesia dan menawarkan solusi untuk konflik yang terjadi di antara kedua negara ini .

Inti dari perjanjian ini adalah bagaimana Belanda ingin mengakui pemerintahan de – facto Indonesia di wilayah Jawa, Madura dan Sumatra. Belanda harus meninggalkan wilayah secara de facto selambat-lambatnya pada tanggal 1 Januari 1949. Belanda dan Indonesia membentuk negara persatuan. Indonesia dan Belanda yang disebut Uni Indonesia.

Negara persatuan itu nantinya akan dipimpin oleh Ratu Belanda sebagai ketuanya. Namun akhirnya perjanjian ini banyak yang menentang karena Sulawesi, Kalimantan hingga Papua tidak termasuk dalam kedaulatan Indonesia.
Sayangnya perjanjian ini tidak berlangsung lama di mana pada bulan Juli 1947, Sutan Sjahrir, Perdana Menteri dan perwakilan Indonesia dalam perjanjian Linggarjati ini akhirnya mengundurkan diri karena Belanda mengkhianati Perjanjian Linggarjati.

Belandapun kemudian melakukan agresi terus menerus dan melakukan perang pasca kemerdekaan Indonesia. Agresi ini dilakukan pada tahun 1947 hingga 1949. Kemudian keduaa negara akhirnya kembali melakukan negosiasi berikutnya yang disebut perjanjian Renville.

Perjanjian ini dilakukan di kapal perang AS yang bernama Renville sehingga dinamakan dengan perjanjian Renville. Perjanjian ini dilakukan pada tanggal 17 Januari 1948 untuk menyelesaikan permasalahan antara Belanda dan Indonesia.


Baca Juga :

About the Author