MENGAPA AGAMA BERBEDA-BEDA

MENGAPA AGAMA BERBEDA-BEDA

Manusia adalah mahluk yang selalu bertanya dan makhluk yang mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Pertanyaannya mengikuti keingintahuannya semakin bertambah dewasa maka akan banyak pengetahuan yang dimilikinya dan itu dinamakan kecerdasan manusia.

Ada banyak agama disekitar kita. Mulai dari agama Islam, kristen, konghucu, katolik, budha, hindu, dll. Manusia mencari Tuhan dengan cara yang berbeda. Perbedaan itu adalah hal yang baik, karena membawa kekayaan pengalaman hidup. Dengan perbedaan itulah timbul rasa toleransi dan saling menghargai.

Agama tumbuh bersama peradaban. Jadi sudah ribuan tahun agama bersama manusia. Beragam peradaban di dunia, kebiasaan dan cara hidup yang berbeda-beda itulah yang membuat manusia memiliki agama yang berbeda-beda pula. Agama adalah kumpulan ajaran yang diwariskan sepanjang sejarah peradaban manusia. Yaitu ajaran tentang cara hidup yang baik menurut masing-masing peradaban. Ada yang percaya bahwa agama itu berasal dari Tuhan, orang-orang bijak contohnya nabi. Setiap orang punya pilihan dan tidak ada paksaan dalam beragama.

Ilmu pengetahuan sangat berperan penting dalam kehidupan manusia.Sebelum ilmu pengetahuan berkembang, agama memegang peran penting dalam menjawab persoalan alam dan kehidupan manusia. Keberagaman agama menunjukkan bahwa pendapat manusia tidak sama, maka dapat disimpulkan munculnya berbagai macam agama itu adalah jawaban terhadap beragam persoalan hidup kita.Sering kali kita merasa takjub akan suatu hal yang mungkin tidak masuk di akal dan tentang hal itulah agama menjawabnya tanpa kita sadari dan kita duga-duga. Terkadang jawaban itu terasa kurang masuk akal jika di pandang dari segi ilmu pengetahuan namun itulah keajaiban Tuhan.

Dapat kita pahami bahwa :

  1. Ada keberagaman agama di dunia karena setiap manusia memiliki keingintahuan yang berbeda. Dengan maksud tidak ada satu jawaban yang pasti tentang masalah-masalah alam semesta dan kehidupan. Karena itu manusia hanya cukup meyakininya saja, dan itu merupakan sifat utama agama karena keyakinan itu tidak dapat di paksakan.
  2.  Karena kita saling menghormati pilihan orang, maka agama tidak boleh dipaksakan menjadi hanya satu. Sebaliknya, apabila kita saling memaksakan, maka kita akan saling melenyapkan agama yang beragam itu.

Akibat dari banyaknya agama, pasti kita berpikir pula untuk menannyakan tentang keberagaman Tuhan. Tidak ada salahnya jika pertanyaan ini ada. Pasti di setiap agama ada yang yakin bahwa Tuhan mereka hanya 1, namun hanya berbeda-beda saja cara beribadah dan berdoanya.

Sumber :

https://okabawes.co.id/indonesia-belajar-dari-china-soal-teknologi-reaktor-pendingin-gas-temperatur-tinggi/

 

About the Author