Hal-hal yang mengenai atletik

Hal-hal yang mengenai atletik

Hal-hal yang mengenai atletik

Hal-hal yang mengenai atletik

a.Jalan Biasa

  Secara umum yang menjadi karakteristik gerak dasar

jalan adalah sebagai berikut:

  • Keseluruhan badan harus dalam posisi tegak, susunantulang belakang harus lurus.
  • Kepala tegak dengan tengkuk bahu dalam posisi lurussegaris dengan badan.
  • Dagu sedikit ditarik dengan menjaga pandangan selalu lurus ke depan.
  • Dada dibuka dan perut tetap rata. Posisi ini harus dipertahankan agar pernapasan berjalan

  lebih rileks.

  • Lengan mengayun secara bergantian dan wajar atau tidak kaku.
  • Saat mengayunkan lengan harus digerakan oleh persendian bahu dan persendian sikut.
  • Kaki melangkah secara bergantian dan tidak kaku.
  • Saat melangkah sebaiknya tumit terangkat dan menolak dengan pangkal jari.
  • Kaki depan diangkat sedikit sambil menekukkan lutut
  • Saat telapak kaki menapak ke tanah sebaiknya ujung kaki terlebih dahulu agar berat badan

  tetap terjaga.

  • Kaki yang semula menjadi kaki tumpu secara bergantian menjadi kaki ayun.
  • Semua gerak dasar jalan ini dilakukan secara bergantian dari kaki yang satu ke kaki lainnya

  dengan posisi lengan harus selalu berlawanan dengan langkah kaki.

Jalan Cepat

 Secara umum karakteristik gerak dasar jalan cepat tidak terlalu berbeda dengan karakteristik gerak dasar jalan biasa hanya pada beberapa gerakan tertentu gerak dasar jalan cepat lebih kompleks.

Adapun karakteristik gerak dasar jalan cepat adalah sebagai berikut:

  • Angkat paha kaki ayun ke depan lutut.
  • Tungkai bawah bergantung rileks sambil mengayun paha ke depan.
  • Tungkai bawah ikut terayun ke depan sehingga lutut menjadi lurus.
  • Saat mendaratkan kaki ke tanah terlebih dahulu harus tumit kaki.
  • Bersamaan dengan mengangkat tumit, ujung kaki tumpul lepas dari tanah ganti dengan kaki
  • Posisi badan saat melangkah dengan posisi kepala, punggung, dada, pinggang, hinggatungkai bawah sedikit condong ke depan.
  • Koordinasi gerakan dilakukan antara lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan dan lengan  kanan bersamaan dengan kaki kiri. alan Cepat Kesalahan yang mungkin terjadi saat

  melakukan gerakdasar jalan adalah sebagai berikut:

  • Saat melangkah tungkai bawah tidak rileks dan berada dalam posisi lurus.
  • Kaki melangkah dengan menggunakan seluruh telapak kaki dan menolak dengan ujung kaki.
  • Ayunan lengan terlalu lurus dan kaku. Karakteristik Gerak Dasar Lari Secara teknis gerakdasar lari dapat dibedakan atasbeberapa macam subtansi, yaitu; lari santai (jogging), lari cepat (sprint), lari jarak menengah, dan lari jarak jauh atau maraton. Untuk semua subtansi ini dapat diajarkan melalui pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga dengan pokok bahasan atletik.

b.Lari Santai (Jogging)

1).Lari santai (jogging) memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Sikap badan harus condong sedikit ke depan.
  • Kepala tegak dengan pandangan selalu diarahkan ke depan.
  • Gerakan kaki saat melangkah tidak perlu panjang cukup 30 – 40 cm saja.
  • Saat mendaratkan kaki harus bagian dari kedua ujungtelapak kaki.
  • Posisi kaki harus selalu rileks.
  • Lengan diayunkan secara wajar dengan jari-jari tanan tidak perlu dikepalkan cukup dengan

  membukanya sedikit.

  • Irama lari saling bersilangan antara tangan dan kaki.

2).Lari Cepat (Sprint)

  Lari cepat (sprint) adalah suatu kemampuan seseorang dalam memindahkan posisi tubuhnya dari satu tempat ke tempat lainnya secara cepat melebihi gerak dasar pada keterampilan lari santai (jogging). Lari cepat (sprint) terdiri dari tiga jenis keterampilan yaitu; lari cepat, lari gawang, dan lari estapet. Ketiga jenis keterampilan ini perlu diajarkan pada setiap siswa.

  1. Gerak Dasar Lompat

Lompat merupakan salah satu keterampilan pokok yang memiliki empat nomor yaitu;

lompat jauh, lompat tinggi, lompat jangkit, dan lompat galah.

1.Lompat Jauh

Lompat jauh adalah keterampilan gerak berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan satu kali tolakan ke depan sejauh mungkin.

2Lompat Tinggi

Lompat tinggi adalah satu jenis keterampilan untuk melewati mistar yang berada diantara

kedua tiang. Lompat tinggi memiliki tujuan yaitu untuk memproyeksikan gaya berat badan

pelompat di udara dengan kecepatan bergerak ke depan secara maksimal. Ketinggian lompatan yang dicapai tergantung dari kemampuan pelompat dari gerakan lari menjadi gerakan bersudut saat menumpu yaitu merubah gerakan ke depan menjadigerakan ke atas. Beberapa gaya dalam lompat tinggi adalah: Gaya guling perut (gaya straddle); gaya guling sisi (western rool); dan gaya punggung (flop).

d.Karakteristik Gerak Dasar Lempar

Gerak dasar lempar menjadi sumber pokok dalam pembelajaran atletik. Siswa dapat

diajarkan berbagai bentuk keterampilan motorik yang sesuai dengan kemampuannya. Ada empat macam teknik gerak dasar untuk lempar, yaitu: lempar lembing, lempar cakram, dan tolak peluru

1.Lempar Lembing

Lempar lembing merupakan salah satu kemampuan siswadalam melemparkan benda berbentuk lembing sejauh mungkin.

2.Lempar Cakram

Lempar cakram merupakan suatu kemampuan dalam melemparkan benda berupa cakram

dari samping dengan posisi memutar badan. Tentunya bagi pemula keterampilan ini akan

menyulitkan terutama dalam sikap memegang dan melepaskan cakram, serta ketapatan arah

lemparannya. Seperti pada alat lempar lainnya, guru hendaknya secara teratur memeriksa semua peralatan yang diperlukan dalam pembelajaran ini. Untuk menjaga keamanan seharusnya.

3.Tolak Peluru

Tolak peluru merupakan salah satu jenis keterampilan menolakkan benda berupa peluru

sejauh mungkin. Tujuan tolak peluru adalah untuk mencapai jarak tolakan yang sejauh-jauhnya, sesuai dengan namanya tolak bukan lempar, tetapi ditolak atau didorong dengan satu tangan bermula diletakan dipangkal bahu. Untuk menolak diperlukan tenaga yang besar, ini berarti siswa yang postur tubuhnya tinggi dan besar akan akan mempunyai peluang lebuh besar untuk menjadi juara.  kecepatan melempar di samping kekuatan. Dalam keterampilan tolak peluru ada dua cara awalan yang dapat dilakukan yaitu awalan menyamping dan awalan mundur.


Baca Juga :

About the Author