Filipina tak pusing soal subsidi BBM

 Filipina tak pusing soal subsidi BBM

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla punya pendapat lain soal kecepatan pertumbuhan ekonomi Filipina yang luar biasa. Menurut Ketua Palang Merah Indonesia ini, negara itu tidak disibukkan dengan isu energi, khususnya subsidi bahan bakar.

Dia pun menilai, Indonesia kalah telah karena terlalu boros mengeluarkan duit negara untuk sektor yang tidak produktif. Seandainya subsidi BBM dialihkan untuk infrastruktur, Kalla percaya pertumbuhan negara ini bisa lebih tinggi dari Filipina.

“Satu-satunya masalah kan karena subsidi kan, kan kemampuan berkurang karena subsidi kan, sekiranya subsidi sudah sejak awal tahun lalu, jauh lebih mampu kita dibanding Filipina. Itu kan masalah kebijakan saja,” ungka Kalla di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Sabtu (1/6).

  1. Filipina maksimalkan tenaga kerja asing

Di Indonesia, berita-berita soal nasib buruk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lebih sering mengemuka. Cerita sebaliknya muncul dari Filipina. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, negara itu efektif mendorong transfer devisa dari tenaga kerjanya di luar negeri. Sikap pemerintah Filipina mendukung tenaga kerjanya di luar negeri terlihat dari padunya politikus dan birokrasi.

“Kebijakan ekonomi ke dalam birokrasinya dia betul-betul ter-reform dengan baik,” papar Kalla.

Tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri, kebanyakan perempuan memang sejak lama menopang pendapatan devisa Filipina. Tenaga kerja negara itu terdidik, dan di luar negeri menjadi perawat atau pengasuh anak dan lansia.

 

RECENT POSTS

About the Author