Faktor-faktor Penyalahgunaan Narkoba

    Faktor-faktor Penyalahgunaan Narkoba

  1. Faktor individu

Adanya pikiran selagi kacau menghadapi persoalan yang timbul dalam  pekerjaan, rumah tangga, kerabat dan martabat.

  1. Faktor lingkungan

Terjadinya pergaulan bebas tanpa dipilah-pilah terhadap tetangga, umum  dan keluarga juga kehidupan tidak beraturan.

  1. Faktor keluarga

Sejak dini orangtua dengan anak komunikasi kurang efektif dan efisien dengan alasan kesibukan pekerjaan atau kurang pengarahan terhadap anak hingga acuh tak acuh mengikuti perkembangan zaman hingga serba boleh

Gejala-Gejala Ketergantungan Obat Narkotika

  1. Tingkah laku yang tidak dapat diterima oleh masyarakat sekelilingnya, bertindak semaunya sendiri, indisipliner, sering berdusta, membolos sekolah, terlambat bangun pagi, ingin selalu keluar rumah, menghabis- habiskan makanan di rumah tanpa mengingat anggota keluarga yang lain.
  2. Pada proses yang lebih tinggi, kenakalan anak meningkat sampai mau  mengambil barang berharga (mencuri).
  3. Pada dosis yang tinggi penderita merasa dirinya paling tinggi, paling  hebat, merasa kuat dan sanggup untuk melakukan apa saja yang dia mau.
  4. Pada saat efek mulai penderita sangat gelisah, merasa dikejar-kejar per- asaan, ingin menyakiti dirinya sendiri sampai bunuh diri / membunuh or- ang lain.
  1. Jenis Tanaman Bahan Narkotika dan Obat Bius
  2. Candu dan opium

Candu dan opium berasal dari tumbuh-tumbuhan papaver somai ferum termasuk golongan semak yang memiliki ketinggian 70-110 cm. bunga berwarna merah, ungu, dan putih. Bentuk buah seperti pemukul gong, getah yang disadap sebagai candu.

  1. Morfin

Morfin merupakan zat yang diperoleh dari candu ditemukan tahun 1805 oleh ahli farmasi Jerman yang bernamasetumur. Umumnya berwarna putih dan wujudnya bubuk serta berasa pahit. Dengan bahan baku morfin melalui proses kimia dapat menghasilkan zat pembius yang dapat menenangkan sistem urat syaraf. Jenis lainnya adalah heroin dan kokain.

  1. Alkohol

Alkohol mempunyai sifat menimbulkan gangguan pada susunan syaraf. Alkohol pada minuman keras contohnyaJen ever danBrandy. Apabila diminum mula- mula menjadikan riang gembira dan banyak bicara (euforia), tetapi lama- kelamaan kesadarannya merendah, keseimbangan badan terganggu dan mabuk. Akibat pemakaian alkohol yang berlebihan dapat terjadi kelumpuhan karena radang syaraf.

  1. Kokain

Kokain diperoleh dari tumbuh-tumbuhan Erithroxylon cocoa, termasuk golongan semak, tingginya mencapai 2 meter. Daunnya mengandung zat pembius, serbuk kokain berwarna putih dan rasanya pahit, banyak dipakai dalam pembedahan atau operasi.

  1. Ganja dan Marijuana

Ganja diperoleh dari tumbuh-tumbuhan bernama canabis sativa. Tumbuhan ini termasuk golongan semak, cocok di daerah tropis dan sub tropis. Bagian tumbuhan yang diambil adalah daun yang sudah diiris-iris dan dikeringkan seperti tembakau.

  1. Kafein

Kopi mengandung zat kafein yang mempengaruhi susunan syaraf dan jantung. Kopi dapat menyebabkan orang sulit tidur. Orang yang biasanya minum kopi dapat ketagihan dan badan merasa lemas serta kepala pusing.

  1. LSD

LSD ditemukan dr. Albert Hoffman dari Jerman. Bila LSD dimakan pasti banyak menyebabkan halusinasi atau bayangan dengan bermacam-macam khayalan.

 

Sumber: https://officialjimbreuer.com/

About the Author