EFISIENSI INFRASTRUKUR SEMBAKO

EFISIENSI INFRASTRUKUR SEMBAKO

EFISIENSI INFRASTRUKUR SEMBAKO

EFISIENSI INFRASTRUKUR SEMBAKO
EFISIENSI INFRASTRUKUR SEMBAKO

Setiap musim tanam, petani selalu mengeluhkan langka dan mahalnya harga pupuk. bukan tanpa alasan mereka mengeluh. Karena mereka menyadari bahwa keluhan mereka di musim tanam akan berlanjut hingga musim pasca panen. sebabnya adalah harga jual hasil produk pertanian mereka yang anjlok. seolah sudah menjadi hukum alam bahwa petani Indonesia tidak akan menikmati hasil jerih payahnya.

saat musim tanam, harga gula bisa mencapai Rp. 6000/kg, cabe merah Rp. 12.000,sedangkan pada pasca panen harga gula lelang hanya mencapai Rp. 5000/kg, cabe Rp 20.000/kg.

bahkan pada bulan-bulan mendekati ramadhan dan idul fithri seperti saat ini, lonjakan harganya dapat mencapai 2 kali lipat dari harga normal. cabe saat ini rata-rata Rp. 30 000/kg bahkan di beberapa daerah telah mencapai Rp. 40 000/kg, Harga daging ayam yang sebelumnya Rp 15-17 ribu naik menjadi Rp 22 ribu perkilogram, harga telor ayam sudah mencapai 16.200 rupiah/kg padahal minggu kemarin masih berkisar 12.000 an rupiah/kg sedangkan harga kedelai kuning sebesar Rp7.500/kg naik dari tahun lalu yang hanya Rp4.500/kg, bahkan saat panen raya pernah Rp2.600/kg, sedangkan untuk kedelai hitam saat ini Rp5000/kg dari sebelumnya Rp3600/kg.

saat ini, yang mungkin harganya dapat dikatakan relatif stabil adalah minyak minyak goreng baik jenis curah maupun non curah. Harga minyak goreng curah perkilo sekitar 11.000 sedangkan non curah sekitar 13.000. Hal ini disebabkan minyak goreng umunya berbahan dasar kelapa sawit dimana perkebunan kelapa sawit sangat berbeda dengan jenis sembako yang lainnya.

Untuk menormalisasi (menstabilkan) harga, Pemerintah melakukan operasi pasar. model/cara yang diambil beragam. Mulai dari kunjungan/tinjauan ke pasar-pasar tradisional secara langsung, pemberian bantuan sembako langsung pada masyarakat, operasi pedagang yang melakukan penimbunan, dan penunjukan rekanan importer sembako (resmi).

Dan hal ini akan berulang disetiap tahun. Siklus yang terjadi tergambar dengan jelas dengan petani dan masyarakat kecil yang menjadi pelanduknya. Dan pusat perhatian upaya penstabilan harga masih pada produknya: bagaimana penyediaan produk sembako secara memadai di pasaran dengan cara-cara instan.

Dalam hal terapi cepat, hal ini sangat diperlukan. namun perlukah setiap tahun siklus ini berulang? Bukan hanya kesan bahwa tidak ada keseriusan dari pemerintah untuk memperbaiki ketahanan pangan namun juga malah menumbuh-suburkan importer dengan berbagai fasilitas seperti minimnya bea masuk impor dll.

Dapat dikatakan bahwa hingga saat ini, upaya yang dilakukan untuk bagi petani Indonesia belum maksimal. penanganan yang dilakukan masih berupa pananganan produk jadinya. pada ketersediaan dan harga beras, cabe, telor, gula, minyak goreng, dll. padahal selain produk jadi – secara internal – harus ada perbaikan infrastruktur pertanian.

Infrastruktur dari tiap produk pertanian harus dipilah-pilah. Sehingga, setiap infrastruktur yang melibatkan industri – untuk penyediaan pupuk, penyediaan pakan, penyediaan energi, pengolahan bahan mentah menjadi produk, penyediaan transportasi harus dilakukan audit.

Terdengar aneh apabila pada suatu industri infrastruktur telah direvitalisasi namun tidak ada perbaikan pada produknya malahan produknya tetap tidak kompetitif.

Bukan hanya dari sisi desain pabrik/industri, peralatan, proses produksi, yield, penggunaan air, dan energi dan pemanfaatan air, dan energi sisa, namun juga dari segi manajemen dan manusianya yang harus diaudit.

Campur tangan pemerintah seharusnya juga dapat dilakukan pada hal-hal yang tidak bersifat instan seperti yang biasa dilakukan (operasi pasar) mengingat permasalahan pangan telah menjadi siklus pelanduk bagi petani. Pemerintah dapat mengambil kebijakan dan langkah-langkah yang lebih strategis yang mendorong pada perbaikan industri (efisiensi) seperti penetapan harga eceran tertinggi pupuk (bukan subsidi), potongan pajak dan kemudahan dalam perbankan bagi industri yang efisien, penghargaan dll.

Sumber : https://dunebuggyforsale.org/speed-legends-apk/

About the Author