Ciri Ciri Bank Khususnya yang Kredibel dan Profesional

Ciri Ciri Bank Khususnya yang Kredibel dan Profesional

Ciri Ciri Bank Khususnya yang Kredibel dan Profesional

Kredibilitas ialah suatu nilai idiil berwujud rasa percaya orang/pihak lain terhadap seseorang atau sebuah lembaga. Kredibilitas  sebuah lembaga keuangan berarti kepercayaan masyarakat kepada lembaga itu berkenaan dengan dana titipan yang mereka amanatkan dan dana pinjaman yang mereka manfaatkan. Kredibilitas lembaga keuangan meliputi tujuh kriteria, antara lain unsur-unsur sebagai berikut:

Ciri Ciri Bank Khususnya yang Kredibel dan Profesional

Unsur nya

  1. Kejujuran dalam bertransaksi dengan nasabah
  2. Kesediaan untuk berposisi “sama-menang” (win-win) dengan nasabah
  3. Ketaatan dalam mematuhi atau memenuhi aspek-aspek legal yang berlaku
  4. Keterbukaan dalam menginformasikan kedudukan/perkembangan lembaga
  5. Kearifan dalam menangani atau menyelesaikan masalah-masalah khusus
  6. Kesehatan struktur permodalan lembaga tersebut
  7. Perkembangan kinerja bisnis atau usahanya.

Kendati merupakan nilai idiil, kredibilitas bukanlah sesuatu yang sekedar bersifat fenomenal, yakni cukup tercermin meliputi nama-nama besar para tokoh yang menaungi dan memiliki serta menjalankan sebuah lembaga keuangan. Jika bukan sesuatu yang hanya bersifat konseptual, yakni tersirat dari “dokumen-dokumen diatas kertas” (visi-misi, tujuan, program, serta AD/ART) lembaga dimaksud. Kredibilitas sebuah lembaga keuangan tercipta dan terangkat lebih disebabkan oleh bukti nyata perjalanan dan perkembangan lembaga tersebut.

Profesionalitas ialah sesuatu nilai praktis berujut keandalan dalam mengelola sebuah organisasi dan kecekatan dalam menjalankan kegiatan. Lembaga keuangan yang profesional berarti organisasi kelembagaanya terkelola dengan baik pula. Profesionalitas lembaga keuangan meliputi antara lain unsur-unsur:

  1. Kerapian pengelolaan organisasi dan lembaga yang bersangkutan
  2. Kesepadanan struktur organisasi dalam kegiatan yang dijalankan
  3. Kepekaan dalam mengenai kegiatan usaha yang dijalankan
  4. Ketersediaan sistem dalam mekanisme kerja lembaga
  5. Kesigapan dalam menangani dan menanggapi nasabah
  6. Ketersediaan sumber daya manusia yang memadai
  7. Kepekaran jajaran pemimpin dan pengelola lembaga
  8. Keterampilan para tenaga pelaksana  operasional (karyawan)
  9. Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatannya.

sumber :

https://multiply.co.id/lumino-city-apk/

About the Author