Metode-Metode Taksiran

Metode-Metode Taksiran Terdapat metode taksiran yang juga dapat dipergunakan dalam penentuan harga pokok persediaan. Metode kadang-kadang diperlukan dengan pertimbangan: Perusahaan menghendaki penyusunan laporan keuangan jangka pendek dengan segera. Jika persediaan dicacat dengan menggunakan metode phisik, perhitungan jumlah phisik persediaan akan memakan waktu yang relative lama. Oleh karena iyu, harga pokok persediaan diperkirakan jumlahnya dengan menggunakan metode taksiran. Apabila terjadi suatu […]

Metode Prepetual

Metode Prepetual Ini adalah metode pengelolaan persediaan di mana arus masuk dan arus keluar persediaan dicatat secara rinci. Dalam metode ini setiap jenis persediaan di buatkan kartu stock yang mencatat secara rinci keluar masuknya barang di gudang beserta harganya. Metode ini dipilah lagi ke dalam berapa metode, antara lain : FIFO (First In First Out ) Dalam metode ini, barang […]

DAMPAK PENCEMARAN UDARA

DAMPAK PENCEMARAN UDARA Penanggulangan dan pencegahan pencemaran udara Oleh karena pencemaran lingkungan mempunyai dampak yang sangat luas dan sangat merugikan manusia maka perlu diusahakan pengurangan pencemaran lingkungan atau bila mungkin meniadakannya sama sekali. Usaha untuk mengurangi dan menanggulangi pencemaran tersebut ada 2 macam cara utama , yakni : a) Penanggulangan Secara Non-teknis b) Penanggulangan Secara Teknik Melalui cara penanggulangan dengan cara non-teknis dan teknis ini […]

Pengertian Pencemaran Udara

Pengertian Pencemaran Udara Pengertian pencemaran udara berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 1997 pasal 1 ayat 12 mengenai Pencemaran Lingkungan yaitu pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti pencemaran yang berasal dari pabrik, kendaraan bermotor, pembakaran sampah, sisa pertanian, dan peristiwa alam seperti kebakaran hutan, letusan gunung api yang mengeluarkan debu, gas, dan awan panas. Menurut Peraturan Pemerintah RI nomor 41 […]

  Cara Mencegah Pencemaran Udara

  Cara Mencegah Pencemaran Udara Terjadinya pencemaran udara, tentu harus segera ditanggulangi dengan melakukan pencegahan sedini mungkin agar tidak terjadi kesakitan pada manusia. Dalam melakukan pencegahan secara tepat tergantung pada sifat dan sumber polutan udara. Pada dasarnya caranya dibedakan menjadi mengurangi polutan dengan alat-alat, mengubah polutan, melarutkan polutan, dan mendispersikan polutan. Menurut dr.drh. Mangku Sitepoe (1997), ada lima dasar dalam mencegah atau […]

Pembagian Hasil Produksi

Pembagian Hasil Produksi

Pembagian Hasil Produksi Dalam pandangan ekonomi Kapitalis hasil produksi bergantung atas kepemilikan harta, maka semakin banyak yang dimikili semakin banyak hasil yang diperoleh. Hal ini yang menyebabkan kesenjangan social yang terjadi di masyarakat, karena hanya uang hanya berputar di kalangan beberapa orang saja. Menurut para ekonom Sosialis hasil produksi bergantung pada usaha masing-masing, semakin banyak usaha yang dilakukan semakin banyak […]

Kebijakan Pendapatan

Kebijakan Pendapatan

Kebijakan Pendapatan Kebijakan pendapatan (income policy) atau disebut kebijakan harga dan upah (price and wage policy) adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk mempengaruhi atau mengendalikan tingkat kenaikan harga-harga, upah nominal, dan bentuk-bentuk pendapatan lainnya. Contoh : kebijakan upah minimum (minimum wages policy) (di Indonesia UMR), kebijakan harga tertinggi (ceiling price policy) yang diterapkan untuk beberapa jenis barang kebutuhan pokok, kebijakan […]

Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal Pengertian Kebijakan Fiskal menurut beberapa para ahli, yaitu: Menurut Jaka Wasana dan Kirbrandoko; Kebijakan fiskal yakni segala sesuatu yang menyangkut penggunaan pengeluaran pemerintah dan kebijakan pajak. Karena pengeluaran pemerintah akan menambah permintaan agregat sementara pajak menguranginya, arah perubahan pengeluaran dan perpajakan yang dikehendaki pada umumnya gampang ditentukan begitu kita mengetahui arah perubahan pendapatan nasional yang diinginkan. Menurut Thomas […]

Perekonomian Tertutup

Perekonomian Tertutup

Perekonomian Tertutup 2.2.1.      Pengertian Ekonomi Tertutup Dalam ekonomi makro, Ekonomi tertutup juga disebut atau yang  dikenal dengan istilah ekonomi tiga sektor. Tiga sektor disini dimaksudkan sebagai jenis perekonomian yang terjadi dalam sirkulasi rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah. Jadi, ekonomi tiga sektor adalah perekonomian yang terjadi pada ruang lingkup rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah. Karena dalam kegiatan perekonomian ini tidak terdapaat aktifitas ekspor […]

Oomycetes (Jamur Air)

Oomycetes (Jamur Air)

Oomycetes (Jamur Air) Oomycota dapat hidup di air atau tempat-tempat lembab dan mempunyai oospora sebagai penghasil spora. Spora yang dihasilkan oleh zigot berdinding tebal yang berfungsi sebagai pelindung. Pada kondisi tertentu, spora akan tumbuh menjadi hifa baru. Jamur air memiliki dinding sel terbuat dari selulosa, yang berbeda dengan dinding sel jamur sejati yang terbuat dari polisakarida yang disebut kitin. Yang membedakan jamur air dengan jamur sejati adalah adanya sel biflagellata yang terjadi pada daur hidup jamur air. Sementara jamur sejati tidak memiliki flagella. Sebagian besar jamur air hidup secara bebas atau melekat pada sisa- sisa tumbuhan di kolam, danau, atau aliran air. Meraka hidup sebagai pengurai dan berkoloni. Walaupun begitu, ada juga yang hidup pada sisik atau insang ikan yang terluka sebagai parasit. Contoh anggota Oomycotina adalah Saprolegnia, dan Phytoptora infestans. Selain bersifat parasit, jamur air juga bersifat patogen (dapat menimbulkan penyakit), seperti menyebabkan pembusukan kayu pada kentang dan tomat. Pada siklus hidupnya, terutama pada tahap reproduksi, Oomycota menghasilkan spora yang berflagela. Anggota dari kelompok Oomycota sebagian besar bereproduksi menghasilkan oogonia. Beberapa yang lainnya bereproduksi secara aseksual dengan zoospora. Pada saat proses reproduksi, zoospora bergerak dengan berenang cepat. Peristiwa tersebut terjadi di dalam air. Contoh jamur air adalah Saprolegnia. Untuk mengetahui strukturnya Pada reproduksi ini, ujung hifa membengkak, disebut zoosporangium. Di dalam zoosporangium akan terbentuk zoospora berflagela dua. Jika keadaan lingkungan memburuk, jamur air akan memulai reproduksi seksual. Reproduksi seksual melibatkan pembentukan anteridium dan oogonium di ujung hifa vegetatif. Jika anteridium bersentuhan dengan oogonium akan menghasilkan saluran fertilisasi yang akan menembus oogonium dan menyediakan jalan bagi perpindahan inti. Pembuahan oosfer (sel telur) menghasilkan zigot. Zigot mempunyai dinding tebal dan tahan terhadap kondisi yang tidak menguntungkan, seperti udara dingin dan kekeringan. Zigot akan berkembang menjadi oospora. RECENT POSTS Oomycetes (Jamur Air) Ciri-ciri Myxomycetes (jamur lendir seluler) adalah Myxomycetes (Jamur Lendir Sejati) ANGIN PUTING BELIUNG Contoh Angin Tornado Tornado Klasifikasi Angin Tornado Di daerah Surakarta juga terdapat cabang Tai Iku Kai tersebut pengecata batik pada sisi kanan-kiri becak