Bahan Dan Alat kembang

Bahan Dan Alat kembang

Alat dan bahan yang di gunakan dalam pembibitan

Alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya pucuk merah sangat penting untuk mempermudah dalam pelaksanaan perbanyakan tanaman ini. Berikut tabel alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya pucuk merah :

No Jenis kegiatan Alat Bahan
1 Pembuatan tempat pembibitan Cangkul,garuan,dan ember
2 Pengisisan polybag Cangkul,angkong,

Dan ayaan besi

Tanah,pupuk kompos,sekam padi,dan babybag
3 Penyetekan tanaman pucuk merah Pisau cuter/ gunting stek, Bahan pucuk merah yang akan di stek,dan ZPT (zat pengatur tumbuh)
  1. Pembukaan Tempat Pembibitan

Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam  pembukaan  lahan pembibitan yaitu :

  1. Membersihkan areal persemaian dengan cara mekanis.
  2. Memesan bahan tanaman dan peralatan-peralatan dalam pembibitan

Ø  Cara stek

1)      Siapkan tanaman  pucuk merah yang akan di gunakan untuk penyetekan.

2)      Potong tanaman  pucuk merah sekitar 15-20  cm yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalau tua.

3)      Pangkas daun bahan yang mau di stek dan sisahkan beberapa helai daunn. Tujuan penyisaan daun ini adalah untuk memudahkan dalam mengontrol tanaman masih hidup atau sudah mati.

4)      Tanam bahan stek pada posisi miring atau tegak,dan beri zat pengatur perangsang tumbuh untuk merangsang pertumbuhan akar.

5)      Taruk tanaman yang sudah di stek ke tempat yang teduh, sehingga mengurangi penguapan dan stres pada tanaman.

6)      Siram tanaman pagi dan sore hari.

  1. Pemeliharaan.

1)      Penyiraman

Penyiraman ini sebaiknya dilakukan setiap sehari,yaitu; Pagi pukul 07:00 – 09:00 WIB, dan sore pukul 15:00 – 18:00 WIB.  Penyiraman ini dapat dilakukan dengan  menggunakan  selang sumisamsui atau menggunakan selang berkepala gembor.

2)      Pemupukan 

Pemupukan ini harus dilakukan karena untuk menambah unsur hara  pada tanah. Pemupukan dilakukan dengan cara dilarutkan dengan air.  Program pemupukan tergantung pada tanaman.

3)      Penyiangan Gulma

Penyiangan ini dilakukan dengan mencabut rumput-rumput yang tumbuh di babybag dengan menggunakan tangan.  Penyiangan ini sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali. Rumput dibersihkan dan dibuang ke luar bedengan agar bibit terlihat bersih.

4)      Pemangkasan

pemangkasan yang dilakukan seacara rutin. Bentuk tajuk yang rapi, bahkan dibuat bentuk-bentuk tertentu akan menambah indah penampilannya. Pemangkasan dapat dilakukan 2-3 bulan sekali.

Bila pertumbuhannya lebih cepat dari itu, pemangkasan harus segera dilakukan demi mempertahankan bentuk tajuk sesuai dengan yang diinginkan. Tajuk pucuk merah pun akan tumbuh lebih rapat, dan tunas merah akan lebih banyak terlihat. Tentu saja, penampilan tanaman ini akan lebih indah dipandang mata.

Baca juga:

About the Author