Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition)

Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition)

Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition)

Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition)
Akuisisi Pengetahuan (Knowledge Acquisition)

Akuisisi  pengetahuan  adalah  pengumpulan  data-data  dari  seorang pakar ke dalam suatu sistem (program komputer). Bahan  pengetahuan dapat diperoleh melalui buku, jurnal ilmiah, literatur,  seorang pakar, browsing internet, laporan dan lain-lain. Sumber  pengetahuan  dari  buku,  jurnal  ilmiah,  literatur,  seorang  pakar,  browsing internet, laporan dijadikan dokumentasi untuk dipelajari,  diolah  dan  dikumpulkan  dengan  terstruktur  menjadi  basis  pengetahuan (knowledge base).

Sumber-sumber  pengetahuan  yang  diperoleh  agar  menghasilkan  data-data  yang  baik    maka  perlu  diolah  dengan  kemampuan yang baik pula sehingga dapat menghasilkan solusi  yang efisien. Karena kemampuan yang menjadi hal yang pokok/  wajib dibutuhkan oleh seorang pengembang sistem.  Mendapatkan  pengetahuan  dari  pakar  adalah  tugas  kompleks yang sering menimbulkan kemacetan dalam konstruksi ES.  Dalam  membangun  sistem  besar,  seseorang  memerlukan  knowledge  engineer  atau  pakar  elisitasi  pengetahuan  untuk  berinteraksi  dengan  satu  atau  lebih  pakar  manusia  dalam  membangun  basis  pengetahuan.

Biasanya  knowledge  engineer membantu  pakar  menyusun  area  persoalan  dengan  menginterpretasikan  dan  mengintegrasikan  jawaban  manusia,  menyusun  analogi,  mengajukan  contoh  pembanding,  dan  menjelaskan kesulitan konseptual.

Struktur Sistem Pakar

Sistem pakar disusun oleh dua bagian utama, yaitu lingkungan pengembangan (development environment) dan lingkungan konsultasi (consultation  environment)  (Turban,  1995).  Lingkungan pengembangan  sistem  pakar  digunakan  untuk  memasukkan pengetahuan  pakar  ke  dalam  lingkungan  sistem  pakar,  sedangkan lingkungan konsultasi digunakan oleh pengguna yang bukan pakar guna memperoleh pengetahuan pakar.

Tiga  komponen  utama  yang  tampak  secara  virtual  disetiap sistem  pakar  adalah  basis  pengetahuan,  mesin  inferensi,  dan antar muka pemakai.

  1. 1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base)

Basis pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa representasi pengetahuan dari pakar. Basis pengetahuan tersusun atas fakta dan kaidah. Fakta adalah informasi tentang objek, peristiwa, atau situasi. Kaidah adalah cara untuk membangkitkan suatu fakta baru dari fakta yang sudah diketahui. Basis tersebut mencakup dua elemen dasar :

  • Fakta,  misalnya  situasi  persoalan  dan  teori  area  persoalan,  dan
  • Heuristik atau  aturan  khusus  yang  mengarahkan  penggunaan pengetahuan untuk memecahkan persoalan khusus dalam domain  tertentu.

Selain itu, mesin inferensi dapat menyertakan pemecahan  persoalan untuk tujuan umum dan aturan pengambilan keputusan ).  Heuristik menyatakan pengetahuan peniliaian informal dalam area  aplikasi.  Pengetahuan,  tidak  hanya  fakta,  adalah  bahan  mentah  primer dalam sistem pakar.

Sumber : https://belinda-carlisle.com/

About the Author