Kebohongan Dwi Hartanto Tak Ada Kaitan dengan Almamaternya

Kebohongan Dwi Hartanto Tak Ada Kaitan dengan Almamaternya

Kebohongan Dwi Hartanto Tak Ada Kaitan dengan Almamaternya

Kebohongan Dwi Hartanto Tak Ada Kaitan dengan Almamaternya
Kebohongan Dwi Hartanto Tak Ada Kaitan dengan Almamaternya

Dalam beberapa hari terakhir sosok Dwi Hartanto sempat menghebohkan Indonesia

dengan informasi berbagai penemuan dan prestasinya sehingga dijuluki “The Next Habbie”. Namun, tak disangka Dwi akhirnya mengakui bahwa prestasinya tak lebih dari kebohongan belaka.

Mahasiswa doktoral di Technische Universiteit Delft Belanda ini diketahui berbohong mengenai prestasinya di bidang antariksa. Disebut-sebut memiliki sederet prestasi di bidang antariksa, nama Dwi pun melambung dan diberitakan oleh berbagai media.

Fakta lainnya, Dwi tidak pernah meluluskan kuliah sarjananya di Tokyo Institute of Technology Jepang.

Dia adalah lulusan Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta, Fakultas Teknologi Industri, Program Teknik Informatika, lulus pada 15 November 2005.

 

Terkait dengan kasus ini, Rektor IST AKPRIND Yogyakarta Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T dalam pernyataan resminya mengakui bahwa Dwi adalah alumni IST AKPRIND Yogyakarta. Namun, terkait dengan kiprah dan tindakan yang menghebohkan selama ini, Rektor menegaskan bahwa hal tersebut sebagai tanggung jawab pribadi yang bersangkutan, tidak ada kaitannya dan bukan tanggung jawab IST AKPRIND Yogyakarta.

“Dwi Hatanto masuk menjadi mahasiswa IST AKPRIND pada 2001 di Program Studi Teknik Informatika

yang bernaung di bawah Fakultas Teknologi Industri. Dwi mampu lulus tepat waktu pada tanggal 15 Nopember 2005 dengan predikat Cumlaude karena mampu meraih IPK 3,88. Judul skripsi yang diangkat untuk memenuhi syarat kelulusan adalah “Membangun Robot Cerdas Pemadam Api Berbasis Algoritma Kecerdasan ANN (Artificial Neural Network),” terang Amir.

Amir mengakui, selama kuliah di IST AKPRIND, Dwi juga tidak pernah melakukan kecurangan atau perbuatan tercela. Bahkan, ia merupakan salah satu mahasiswa berprestasi tingkat kopertis Wilayah V Yogyakarta.

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/

About the Author