Ini Cara Guru Berprestasi Cawir Tarigan, Mengajar Matematika agar Tidak Membosankan

Ini Cara Guru Berprestasi Cawir Tarigan, Mengajar Matematika agar Tidak Membosankan

Ini Cara Guru Berprestasi Cawir Tarigan, Mengajar Matematika agar Tidak Membosankan

Ini Cara Guru Berprestasi Cawir Tarigan, Mengajar Matematika agar Tidak Membosankan
Ini Cara Guru Berprestasi Cawir Tarigan, Mengajar Matematika agar Tidak Membosankan

Pelajaran apa yang paling tidak disukai di sekolah? Beberapa siswa langsung menjawab pelajaran Matematika

, Fisika atau Kimia. Kepala Sekolah SMP St. Yoseph Pemuda Medan Cawir Tarigan, Jumat (25/11/2016) setelah mengikuti upacara peringatan Hari Guru Nasional menyampaikan bahwa tugas guru sekarang tidak lagi hanya mengajar atau mempersiapkan materi ajar.

“Guru juga harus belajar dan mempersiapkan materi ajar sedemikian rupa agar tidak menimbulkan rasa bosan bagi siswa,” katanya.

Cawir Tarigan yang sudah puluhan tahun menjadi guru bidang studi Matematika menyampaikan bahwa pembelajaran Matematika itu sesungguhnya tidak perlu harus dipaksakan. Mengajarkan Matematika kepada siswa harus dilakukan dengan pola bermain yang dihubungkan dengan aktivitas kita sehari-hari.

Misalnya, kata Cawir. Saya meminta apel kepada seorang anak sebanyak 5 buah, sementara apel

yang ia punya hanya 3 buah. Apakah si anak tadi bisa memberikan apelnya sebanyak 5 buah? Hitungannya adalah 3 – 5 maka hasilnya – 2 (kurang dua). Dasar matematika itu hanya penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Apabila dasar matematika ini sudah kuat, maka pelajaran matematika tidak lagi menjadi pelajaran yang membosankan.

“Kalau masa tahun 2000-an ke bawah guru pelajaran eksakta itu harus killer (kejam). Karena pada masa itu siswa diajar untuk hafal mati perkalian 1 sampai 10. Sekarang sudah berbeda, pembelajaran matematika harus dilakukan dengan pola bermain dan menyenangkan,” tandasnya.

Cawir Tarigan yang mengawali karirnya sebagai tenaga pendidik (guru) di SMP St Yoseph Tanjung Selamat,

kemudian dipercaya menjadi kepala sekolah SMP St. Yoseph Jalan Pemuda Medan. Sejak menjabat sebagai kepala sekolah, Cawir Tarigan banyak melahirkan inovasi-inovasi dalam pola pembelajaran.

Salah satu inovasinya adalah pola belajar ‘moving class’ yang mengantarnya menjadi Juara II Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat SMP Kota Medan 2008 dan Juara I Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat SMP Kota Medan tahun 2009.

Menurutnya, moving class adalah salah satu sistem perpindahan kelas dimana setiap guru mata pelajaran sudah siap mengajar di ruang kelas yang telah ditentukan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarnya sehingga setiap mata pelajaran memiliki ruangan atau kelas sendiri- sendiri.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/It98Lqf67pWUf0fd4BRcwf

About the Author