Kebijaksanaan Iyas bin Muawiyah

Kebijaksanaan Iyas bin Muawiyah

Suatu hari, ada seorang pria yang hendak dihukum karena meminum anggur. Namun ia berkilah mengatakan bahwa anggur terdiri dari air, kurma, dan buah anggur yang semuanya halal. Ia pun mengaku tak paham kenapa saat ketiga bahan halal tersebut dicampur, hasil akhirnya menjadi haram.

Iyas tetap tenang mendengar pertanyaan tersebut. Ia balas bertanya apakah pria tersebut kesakitan jika Iyas memukulnya menggunakan debu, jerami, atau air. Pria itu dengan mantap menjawab tidak.

Iyas pun bertanya lagi apakah pria tersebut kesakitan jika dipukul dengan ketiga bahan sebelumnya. Hanya saja, ketiganya sudah dicampur dan dikeringkan hingga menjadi batu bata.

Begitu si pria mengatakan iya, Iyas pun kembali ke pertanyaan si pria sebelumnya. Logika yang sama bisa diterapkan pada air, kurma, dan buah anggur. Meski ketiganya halal, setelah dicampur dan difermentasi, bukan tidak mungkin muncul alkohol memabukkan yang membuatnya menjadi haram.

Kisah berikutnya ini sebenarnya lebih tergolong anekdot alih-alih dongeng karena diambil dari kisah nyata. Namun, Anda tetap bisa menjadikannya cerita dongeng anak sebelum tidur karena memiliki pesan moral yang baik.

Tokoh utama dari cerita ini adalah Iyas bin Muawiyah yang menjadi hakim di abad 2. Ia dikenal akan kecerdasannya dan sering disebut-sebut dalam berbagai anekdot. Salah satunya seperti yang telah dibahas di atas.

Baca Juga :

About the Author