Dampak Aktivitas Manusia pada Lingkungan Sosial Budaya

Dampak Aktivitas Manusia pada Lingkungan Sosial Budaya

Salah satu yang mendorong perubahan itu adalah faktor pergaulan. Lingkungan yang sanggup mempengaruhi perubahan yang berlangsung pada manusia disebut lingkungan sosial budaya.

Lingkungan sosial budaya adalah segala kondisi, baik berwujud materi (benda) maupun nonmateri yang dihasilkan oleh manusia melalui kegiatan & kreativitasnya. Lingkungan budaya sanggup berwujud bangunan dan peralatan, & juga sanggup berwujud tata nilai, norma, rutinitas istiadat, kesenian, sistem politik, dll. Kualitas lingkungan sosial budaya diambil kesimpulan baik kalau lingkungan itu sanggup memberikan rasa aman, sejahtera bagi semua bagian masyarakatnya dalam mobilisasi dan mengembangkan sistem budayanya. Kemajuan pada beragam bidang kehidupan yang dicapai oleh masyarakat Indonesia sampai saat ini mempengaruhi perubahan masyarakat, misal; perubahan pola hidup masyarakat tradisional jadi masyarakat modern.

Masyarakat tradisional adalah masyarakat yang kehidupannya tetap banyak dikuasai oleh tersedia istiadat lama. Kehidupan masyarakat yang kehidupannya tetap menerapkan cara-cara atau kebiasaan-kebiasaan lama yang tetap diwarisi berasal dari nenek moyangnya. Masyarakat tradisional kebanyakan hidup di tempat pedesaan yang jauh berasal dari keramaian perkotaan. Masyarakat ini hidup bersama, berkerja bersama, bergotong-royong, & punya jalinan erat antara satu bersama dengan yang lainnya.

Masyarakat moderen adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai nilai budaya yang mengarah kepada kehidupan dunia era kini. Masyarakat moderen relatif bebas berasal dari kekuasaan rutinitas istiadat lama dan jadi meninggalkan cara-cara atau kebiasaan-kebiasaan lama nenek moyang. Perubahan-perubahan itu berlangsung sebagai akibat masuknya dampak kebudayaan berasal dari luar yang mempunyai kemajuan khususnya dalam bidang ilmu ilmu & teknologi.

Perubahan pola hidup masyarakat tradisional jadi masyarakat moderen memberikan dampak positif berwujud kemajuan pada segala bidang khususnya pada bidang ilmu ilmu & teknologi. Tetapi, perubahan ini juga mempunyai dampak negatif, yaitu lunturnya nilai-nilai budaya asli Indonesia yang berakibat pada model hidup & tingkah laku masyarakat yang tidak ulang sesuai bersama dengan kepribadian bangsa. Nilai-nilai luhur layaknya bekerja sama, gotong royong, tolong menolong, santun, ramah, kenakan pakaian sopan, & lainnya jadi pudar.

Sikap yang tepat untuk menghadapi perubahan ini adalah kami kudu seletif pada unsur kebudayaan asing. Artinya, tidak semua unsur budaya asing yang masuk diterima & diterapkan dalam kehidupan. Dalam hal ini, unsur-unsur budaya yang sesuai bersama dengan kebudayaan masyarakat saja yang diterima.

Hal ini memiliki tujuan sehingga unsur-unsur budaya asing tidak merusak & memudarkan ciri khas budaya masyarakat setempat yang merupakan tradisi warisan nenek moyang, sekaligus kekayaan budaya bangsa. Contoh budaya asing yang tidak bertentangan & sanggup ditiru antara lain; semangat kerja yang tinggi, tekun, ulet, disiplin menghormati waktu, pantang menyerah & tidak pasrah pada nasib.

Interaksi manusia & lingkungan sosial tidak hanya berdampak positif bagi seseorang, tetapi juga sanggup mengakibatkan dampak negatif. Jika kami tidak pandai memilih teman, kami dapat terpengaruh karakter & tingkah laku buruk berasal dari teman. Sebab, itu dalam berinteraksi bersama dengan teman, sebaiknya kami hindari kegiatan yang tidak berfungsi apalagi merugikan & menyakiti orang lain, kalau berkelahi atau tawuran.

Demikianlah ulasan berkenaan Dampak Aktivitas Manusia pada Lingkungan Sosial Budaya, yang pada peluang kali ini sanggup dibahas bersama dengan lancar & singkat. Semoga berfungsi & untuk kurang lebihnya mohon maaf, serta sampai jumpa.

baca juga :

About the Author