Pesan Menteri Nasir, Hasil Inovasi Jangan Itu-Itu Saja

Pesan Menteri Nasir, Hasil Inovasi Jangan Itu-Itu Saja

Pesan Menteri Nasir, Hasil Inovasi Jangan Itu-Itu Saja

Pesan Menteri Nasir, Hasil Inovasi Jangan Itu-Itu Saja
Pesan Menteri Nasir, Hasil Inovasi Jangan Itu-Itu Saja

Perayaan ulang tahun Pusat Penelitian Iptek (Puspiptek) ke-41 tahun

dirayakan dengan gelaran Puspiptek Innovation Festival (PIF). Saat membuka PIF 2017 di komplek Puspiptek, Serpong (29/9) Menristekdikti Mohamad Nasir berpesan supaya inovasi yang dipamerkan jangan itu-itu saja.

Kepala Puspiptek Sri Setiawati mengatakan agenda PIF direncanakan sebagai agenda rutin tahunan. Bahkan bisa menjadi salah satu rujukan wisata edukasi di Kota Tangerang Selatan, Banten. “Tahun ini tema PIF adalah Kenal, Bangga, Ceritakan,” katanya.

Dia mengatakan semangat dari tema itu adalah untuk mengenalkan inovasi atau hasil riset yang ada di Puspiptek. Kemudian setelah itu bisa merangsang rasa bangga. “Khususnya kepada generasi muda,” jelasnya. Setelah itu bisa diceritakan dan dibagikan lewat media sosial,” katanya.

Selain itu Sri mengatakan kegiatan ini untuk mendorong supaya peneliti-peneliti

yang berkantor si Puspiptek lebih giat menelurkan hasil penelitian. Dia menjelaskan pelaksanaan PIF digelar selama tiga hari, 29-30 September dan 1 Oktober. “Sesuai tanggal lahir Puspiptek pada 1 Oktober 1976,” tuturnya. Selain pameran dan peragaan hasil penelitian, juga ada lomba roket air nasional.

Menteri Nasir menyambut gagasan Puspiptek untuk mengenalkan produk-produk riset ke generasi muda dan masyarakat pada umumnya. Menurut dia masih banyak masyarakat yang asing dengan keberadaan Puspiptek. “Tetapi pesan saya, hasil penelitian yang dipajang jangan itu-itu aja. Harus ada yang baru setiap tahunnya,” katanya.

Mantan rektor terpilih Universitas Diponegoro itu menjelaskan Puspiptek

bakal ditetapkan sebagai National Sains Techno Park. Tugasnya adalah membina Sains Techno Park yang tersebar di seluruh Indonesia. Dia menuturkan di Iran, satu unit Sains Techno Park bisa membina dan menelurkan seribu usaha pemula (start up) berbasis teknologi. “Indonesia harus bisa seperti Iran,” katanya.

 

Sumber :

http://www.disdikbud.lampungprov.go.id/perencanaan/vokal-dan-konsonan.html

About the Author