Lapisan Eksosfer

Lapisan Atmosfer Bumi Terlengkap

Lapisan Atmosfer Bumi Terlengkap – Diskusi ini adalah tentang komposisi lapisan atmosfer, pemahaman tentang lapisan atmosfer, karakteristik lapisan atmosfer, fungsi dan kelebihan lapisan atmosfer, karakteristik lapisan atmosfer, struktur lapisan atmosfer, gambar atmosfer dan 5 lapisan atmosfer.

Lapisan Atmosfer

Sesuai dengan perubahan suhu dan ketinggian, atmosfer dapat dikelompokkan menjadi empat lapisan utama: troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer.

1. Troposfer

Troposfer adalah lapisan atmosfer terendah. Lapisan ini bersentuhan dengan permukaan bumi. Konten massa udara tertinggi adalah di troposfer.

Ketinggian troposfer berbeda di setiap wilayah. Di wilayah kutub, ketinggiannya mencapai 8 km, di daerah sedang – hingga 11 km, dan di garis khatulistiwa – hingga 16 km. Secara umum, ketebalan lapisan ini adalah 15 km.

Semakin tinggi lapisan troposfer di wilayah tersebut, semakin rendah suhunya. Setiap ketinggian naik menjadi 100 m, suhu akan turun atau turun menjadi 0,5-0,6 ° C.

Kemudian suhu atau suhu di pegunungan lebih rendah daripada di zona pantai. Bagian tertinggi dari troposfer disebut tropopause. Pada tropopause, suhu tidak akan berkurang.

Semua proses cuaca, seperti angin, penguapan, hujan, awan dan kilat, terjadi di troposfer. Troposfer adalah satu-satunya lapisan atmosfer yang mengandung uap air.

2. Lapisan Stratosfer

Lapisan Eksosfer

Ketinggian stratosfer berkisar antara 15-50 km. Lapisan stratosfer yang lebih rendah, yang disebut isoterm, memiliki ketinggian antara 11-20 km. Dalam lapisan isotermal ini ada butiran sulfat, yang digunakan untuk membentuk hujan.

Lapisan stratosfer tengah, yang disebut daerah inversi, memiliki ketinggian 21-35 km. Di zona inversi. Suhu akan lebih tinggi dengan meningkatnya ketinggian.

Lapisan stratosfer paling atas atau stratopause memiliki ketinggian antara 36-50 km. Lapisan stratosfer paling atas adalah daerah inversi yang kuat.

Lapisan paling atas stratosfer mengandung ozon (O3), yang menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet matahari, yang memungkinkannya menyelamatkan makhluk hidup di bumi. Pada lapisan ini, gejala cuaca tidak lagi terdeteksi, sehingga udaranya relatif tenang.

3. Lapisan Mesosfer

Mesosfer adalah lapisan 50-80 km. Pada lapisan ini, semakin tinggi tinggi, semakin rendah suhunya. Pada ketinggian sekitar 50 km, suhu berkisar dari 5 ° C, dan di lapisan puncak, disebut mesopause, suhu berkisar dari -95 ° C.

Gas di lapisan ini tidak terlalu padat. Tidak ada sirkulasi udara pada lapisan ini. Lapisan ini berfungsi untuk menyaring benda-benda langit (meteor) yang jatuh ke tanah karena gaya tarik gravitasi.

4. Termosfer atau Ionosfer

Lapisan termosfer adalah lapisan atmosfer yang tertinggi. Tingginya sekitar 80 km. Di lapisan ini adalah molekul oksigen dan nitrogen. Semakin tinggi lapisan termosfer, semakin tinggi suhunya.

Pada kisaran 480 km, suhu bisa mencapai 1,23 ° C. Sementara itu, pada ketinggian 120 km, suhu mencapai -38 ° C, dan di lapisan terendah suhu berkisar antara -95 ° C.

Termosfer adalah zona terakhir atmosfer, sebelum menyentuh ruang kosong. Di dalamnya ada eksosfer, tempat molekul gas alam dilemparkan ke ruang angkasa. Gejala aurora dibuat di lapisan termosfer terendah dari kedua kutub.

Pada lapisan termosfer, proses ionisasi berlangsung. Ionisasi adalah proses dimana elektron dalam partikel di termosfer bertambah atau berkurang. Karena itu, lapisan ini juga disebut lapisan ionosfer.

Karena peristiwa ionisasi, lapisan termosfer bermuatan listrik. Partikel ion yang terbentuk di lapisan ini berfungsi sebagai reflektor gelombang radio, sehingga sangat berguna di bidang komunikasi. Lapisan reflektif gelombang radio disebut lapisan Kennelly Heaviside dan lapisan Appleton.

5. Eksosfer atau Disipasi

Selain empat lapisan atmosfer yang diketahui, sebenarnya ada juga lapisan yang menempati bagian atas atmosfer. Lapisan ini disebut eksosfer.

Eksosfer berada pada ketinggian rata-rata lebih dari 480 km dari permukaan bumi. Pada lapisan ini, gerakan atom tidak teratur, molekul-molekul udara bergerak bebas, sehingga kondisi udara sangat tidak dapat diandalkan.

Lapisan ini juga disebut ruang antarplanet atau geostasioner. Ada sedikit gas di lapisan ini. Hidrogen adalah komponen yang paling penting.

Baca Juga :

About the Author