Apa yang menyebabkan nyeri lutut saat menaiki tangga ?

Lutut yang menyakitkan ketika menaiki tangga atau mendaki bukit dapat disebabkan oleh banyak hal, yang seringkali tidak disadari. Sebelum berkonsultasi dengan dokter, cari tahu terlebih dahulu apa penyebab yang mungkin terjadi sehingga Anda juga dapat mengetahui opsi perawatan apa yang tersedia.

Apa yang menyebabkan nyeri lutut saat menaiki tangga ?

menyebabkan sakit lutut

Dalam dunia kedokteran, kondisi yang menyebabkan nyeri lutut hanya ketika Anda menaiki tangga atau naik ke atas disebut chondromalacia. Chondromalacia terjadi ketika tulang rawan di bawah patela melunak dan menjadi lebih tipis dari waktu ke waktu. Meskipun tulang rawan sangat penting untuk menjadi bantalan untuk mencegah gesekan antara tulang yang ditemukan di lutut (tulang paha, tulang kering dan patela / patela).


Ketika tulang rawan ini rusak, tulang-tulang kaki bergesekan menyebabkan rasa sakit ketika kaki ditekuk dan diluruskan, seperti ketika naik dan turun tangga, menanjak, sampai mereka berlutut dan berjongkok dan bergerak dari posisi ini. Sendi lutut juga rentan terhadap “retak!” Saat dilipat.

Relief tulang rawan lutut dapat disebabkan oleh:

1. Aktivitas kaki yang berulang dan berlebihan
Berlari, melompat, atau aktivitas fisik apa pun yang mengharuskan penggunaan lutut untuk menopang berat badan dapat menyebabkan keausan pada tulang rawan lutut untuk waktu yang lama. Ini dapat terjadi pada orang-orang dari segala usia, tetapi lebih umum pada orang muda dan atlet.

2. Posisi patela yang tidak paralel
Posisi patela yang tidak teratur membuatnya benar-benar tidak terlindungi oleh tulang rawan. Keunikan posisi cangkang ini umumnya disebabkan oleh cacat genetik atau fisik saat lahir.

Hanya sedikit posisi patella tidak paralel, tulang rawan lebih rentan untuk dipakai dan menipis, oleh karena itu risiko menggosok tulang terhadap satu sama lain.

3. Otot paha atau betis lemah
Otot-otot kaki membantu menyangga lutut dan menjaga semua tulang yang bertemu di lutut tetap pada tempatnya. Jika otot ini tidak cukup kuat, tulang patela dapat didorong keluar sebagaimana mestinya. Posisi tempurung lutut yang tidak teratur dapat melukai lutut saat menaiki tangga atau naik.

Wanita cenderung memiliki massa otot lebih sedikit di sekitar lutut daripada pria, membuatnya lebih rentan terhadap kondromalasia.

4. Luka
Cidera kaki karena jatuh, kecelakaan bermotor atau akibat menerima pukulan tumpul di sekitar lutut dapat menggerakkan patela agar tidak merusak tulang rawan.

Selain empat faktor penyebab yang disebutkan di atas, orang-orang yang memiliki kaki rata, panjang kaki yang berbeda, atau memiliki masalah sendi juga sensitif terhadap chondromalacia.

Cara mengatasi sakit lutut akibat chondromalacia

Orang yang mengalami nyeri lutut atau gejala chondromalacia harus segera berkonsultasi dengan dokter. Perawatan dini dapat mengurangi rasa sakit dengan mencegah kerusakan tulang rawan yang lebih serius. Berikut ini beberapa cara yang perlu Anda lakukan:

Lakukan olahraga berdampak rendah. Jenis latihan ini menekankan lutut, yang sangat minim, sehingga tidak membebani lutut. Contohnya termasuk berenang dan bersepeda.
Lebih baik mengistirahatkan kaki Anda dan kompres dengan es untuk mengurangi rasa sakit.
Pertahankan berat badan dengan diet seimbang. Semakin berat berat badan, lutut akan memiliki beban yang lebih besar.
Gunakan obat penghilang rasa sakit. Sambil mengurangi nyeri lutut, obat-obatan seperti ibuprofen dapat digunakan.
Pergi ke dokter segera untuk mengetahui penyebabnya.
Jika chondromalacia terjadi karena ketidakseimbangan otot, beberapa latihan diperlukan untuk menyeimbangkannya, yang akan dipandu oleh fisioterapi untuk mengembalikan posisi cangkang selaras lagi.

Baca juga:

About the Author