Hukum Avogrado Lengkap dengan Contoh Soal dan Rumus

Memahami hukum Avogadro

Hukum Avogadro adalah hukum gas eksperimental yang menghubungkan volume gas dengan jumlah molekul yang ada. Hukum Avogadro menunjukkan bahwa di bawah kondisi suhu dan tekanan yang sama, volume gas yang sama mengandung jumlah molekul yang sama.

Suara hukum Avogadro

“Pada suhu dan tekanan yang sama, gas dengan volume yang sama mengandung jumlah mol yang sama”

Rumus hukum Avogadro

Dalam kasus sejumlah gas ideal, jika suhu dan tekanan konstan, volume gas dan molar berbanding lurus. Ungkapannya bisa ditulis sebagai berikut.

Atau

dimana:

V adalah volume gas
n adalah jumlah (mol) zat dari gas,
k adalah konstanta sama dengan RT / P. Di mana R adalah konstanta gas universal, T adalah suhu Kelvin, dan P adalah tekanan. Karena suhu dan tekanan konstan, RT / P juga konstan dan disebut k. Ini berasal dari hukum gas ideal.

Hukum ini menjelaskan bahwa gas harus mengandung jumlah molekul yang sama di bawah kondisi suhu, tekanan dan volume yang sama. Untuk membandingkan zat yang sama dalam dua kondisi berbeda, undang-undang ini dapat dinyatakan sebagai berikut.

Rumus ini menunjukkan bahwa ketika jumlah mol gas meningkat, jumlah gas meningkat secara proporsional. Sebaliknya, ketika jumlah mol gas berkurang, volumenya juga berkurang.

Sejarah Penemuan Hukum Avogadro

Pada tahun 1811, Amadeo Avogadro (1776-1956) di Italia mengusulkan sebuah teori yang disebut teori Avogadro kemudian untuk menjelaskan hukum Gay Roussack.

Mengapa rasio volume gas selama reaksi sederhana dengan nilai numerik? Banyak ahli termasuk Dalton gagal mengungkapkan metode perbandingan kuantitas yang ditemukan oleh Gay Lussac.

Dalton tidak dapat melakukannya karena diduga bahwa partikel elementer selalu merupakan atom tunggal (monatomik). Pada tahun 1811, Amedeo Avogadro menjelaskan eksperimen Gay Lussac. Menurut Avogadro, partikel elementer elementer tidak harus berupa atom tunggal (atom tunggal) tetapi dua atom (dua atom) atau lebih (poliatomik).

Fisikawan abad ke-19 tidak memiliki pengetahuan tentang berat molekul atau berat atom dan ukurannya sampai pergantian abad ke-20 setelah penemuan elektron oleh fisikawan Amerika Robert Andrews Millikan yang dengan hati-hati menentukan muatannya.

Penentuan ini akhirnya menunjukkan angka persis Avogadro, yang menunjukkan bahwa jumlah molekul dalam jumlah material yang sama memiliki bobot yang sama dengan molekul.

Contoh pertanyaan dan diskusi

1. Total gas karbon dioksida 35 L pada suhu dan tekanan yang sama mengandung 4,5 x 1023 molekul.
Sebuah. Jumlah molekul hidrogel gas 7 L
b. Jumlah gas amonia yang mengandung 9 × 1023 molekul

menjawab:
Sebuah. Jumlah molekul H 2 = (volume H 2) / (volume CO 2) × jumlah molekul CO 2
= (7 L) / (35 L) × 4,5 × 1023 molekul
= 0,9 x 1023 molekul
= 9 × 1022 molekul
7 L hidrogen mengandung 9 x 1022 molekul

b. Volume NH 3 = (jumlah molekul NH 3) / (jumlah molekul CO 2) × volume CO 2
= 9 × 1023 molekul / 4,5 × 1023 molekul × 35 L
= 70 L
Dengan kata lain, 9 × 10 23 molekul gas amonia memiliki volume 70 L.

Sumber : https://rumusbilangan.com/

About the Author