PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM

PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM

PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM

PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM

 

 

Oleh: Yuri Alamsyah

Latar belakang

rekadayatm.co.id – Dalam sejarah pendidikan Islam, seperti juga dibagian dunia Islam lainnya berjalan menurut rentak gerakan Islam pada umumnya, dalam politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan lain-lain. Pada permulaan abad ke-20 terjadi beberapa perubahan dalam Islam yang dalam garis besarnya dapat digambarkan sebagai kebangkitan, pembaharuan bahkan pencerahan. Lembaga-lembaga pendidikan sanggup menghasilkan elite yang tahu akan momentum-momentum ini dan sekaligus dapat menempatkan diri dalam pemimpin histori ini, maka ia sebenarnya telah melaksanakan fungsinya membawa Indonesia menyongsong terbitnya fajar Islam sebagai pertanda akan terbitnya sang surya yang akan menyinari alam.

 

Pengertian Pembaharuan Pendidikan Islam.

Lahirnya modernisasi atau pembaharuan di sebuah tempat akan selalu beriringan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang saat itu. Modernisasi atau pembaharuan bisa diartikan apa saja yang belum di pahami, di terima, atau dilaksanakan oleh penerima pembaharuan sesungguhnya lebih merupakan upaya atau usaha perbaikan keadaan baik dari segi cara, konsep, dan serangkaian metode yang biasa diterapkan dalam rangka menghantarkan keadaan yang lebih baik.[1]

 

Pembaharuan identik dengan kata modern, modernisasi, dan modernisme, seperti yang terdapat umpanya dalam aliran-aliran modern dalam islam dan modernisasi. Modern dalam masyarakat barat mengandung arti fikiran, gerakan dan usaha untuk merubah faham-faham, adat-istiadat, instilusi-inslutusi lama dan sebagainya untuk disesuaikan dengan suasana baru yang ditimbulkan oleh kamajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.[2]

Dengan demikian, kalau kita kaitkan dengan pembaharuan pendidikan Islam akan memberi pengertian bagi kita, sebagai suatu upaya melakukan proses perunahan kurikulum, cara, metodologi, situasi dan pendidikan Islam dari yang tradisional (ortodox) kearah yang lebih rasional, dan professional sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat itu.

Pendidikan Islam sebagai sebuah sistem, terdiri atas beberapa komponen pokok diantaranya, dasar, tujuan, pendidikan, peserta didik, kurikulum, metode pembelajaran, manajemen, evaluasi dan proses pembelajaran.Adanya pembaharuan pendidikan tentu saja menyangkut dengan sebagian atau keseluruahan dari semua komponen-komponen semua sistem pendidikan Islam.

Berdasarkan pendapat di atas suatu pembahauan dapat dilihat dari tiga aktifitas.

  1. Pembaharuan akan selalu menuju kepada upaya perbaikan secara simultan .
  2. Dalam upaya melakuakan suatu pembaharuan disana akan meniscahyakan pengaruh yang kuat adanya ilmu pengetahuan dan teknologi.
  3. Upaya pembaharuan biasanya juga dilakukan secara dinamis, inovatif, dan progresif sejalan dengan perubahan cara berfikir seseorang.[3]

 

Hal–hal Yang Melatar Belakangi Pembaharuan Pendidikan Islam.

 

Terpuruknya nilai–nilai pendidikan dilatar belakangi oleh kondisi internal Islam yang tidak lagi menganggap ilmu pengetahuan umum sebagai satu kesatuan ilmu yang harus diperhatikan. Selanjutnya, ilmu pengetahuan lebih banyak diadopsi bahkan dimanfaatkan secara komprehensif oleh barat yang pada waktu itu tidak pernah mengenal ilmu pengetahuan.

Secara garis besar ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya proses pembaharuan pendidikan Islam.

  • Pertama faktor internal yaitu, faktor kebutuhan pragmatis umat Islam yang sangat memerlukan satu system pendidikan Islam yang betul – betul bisa dijadikan rujukan dalam rangka mencetak manusia – manusia muslim yang berkualitas, bertaqwa, dan beriman kepada Allah.
  • Kedua faktor eksternal adanya kontak Islam dengan barat juga merupakan faktor terpenting yang bisa kita lihat. Adanya kontak ini paling tidak telah menggugah dan membawa perubahan phragmatik umat islam untuk belajar secara terus menerus kepada barat, sehingga ketertinggalan yang selama ini dirasakan akan bisa terminimalisir.

 

Masa Pembaharuan Pendidikan Islam

 

Kebangkitan intelektual di Eropa telah memberikan kontribusi yang besar sekali bagi kemajuan Eropa. Semangat rasionalisme membuat negara-negara Eropa menjadi kuat baik militer, ekonomi maupun ilmu pengetahuan dan teknologi. Kini keadaan menjadi berbalik, jika sebelumnya Islam memiliki kekuatan yang besar baik politik, ekonomi maupun ilmu pengetahuan sehingga dapat mengalahkan dan menguasai beberapa wilayah Barat, seperti Spanyol, Sialia, Asia kecil dan Balkan, maka sekarang Barat yang maju sedangkan Islam tidak lagi memiliki kekuatan yang dapat dibanggakan.

 

 

Menurut sebagian tokoh-tokoh pembaharu Islam, salah satu penyebab kemunduran umat Islam adalah melemah dan merosotnya kualitas pendidikan Islam. Untuk mengembalikan kekuatan pendidikan Islam yang sempat hilang maka bermuncullah gagasan-gagasan tentang pembaharu pendidikan Islam.

 

 

Pembaharu pendidikan Islam pertama kali dimulai di kerajaan Utsmani. Faktor yang melatarbelakangi gerakan pembaharu pendidikan bermula dari kekalahan-kekalahan kerajaan Utsmani dalam peperangan dengan Eropa. Kekalahan tentara Turki pada pertempuran di dekat Wina memaksa Turki menandatangani perjanjian Carlowite pada 1699 M yang berisi penyerahan daerah Hiongaria kepada Australia, daerah Podolia kepada Polandia dan daerah Azov kepada Rusia.

 

Sumber : Disini

About the Author